goexport.org – Dewi Harlas mulai jadi perbincangan banyak orang sejak videonya viral di TikTok. Lewat akun pribadinya, Dewi Harlas membagikan perjalanan hidup yang nggak biasa—dari seorang emak-emak desa, sampai akhirnya sukses jadi eksportir yang kirim barang ke berbagai negara.
Kontennya bukan sekadar pamer hasil, tapi lebih ke cerita real tentang proses. Dari yang serba terbatas, jatuh bangun, sampai akhirnya bisa berdiri di titik sekarang. Nggak heran kalau banyak netizen yang langsung penasaran: siapa sih sebenarnya Dewi Harlas?
Yuk, kita kenalan lebih dekat sama sosok inspiratif satu ini.
Sosok Dewi Harlas: Emak Desa yang Mendunia
Dewi Harlas adalah perempuan berusia 51 tahun yang tinggal di desa, tepatnya di Purworejo, Purbalingga, Jawa Tengah. Hidupnya jauh dari kesan glamor, tapi justru dari kesederhanaan itulah semuanya dimulai.
Di akun TikTok-nya, ia dikenal sebagai single parent yang membesarkan anak-anaknya sendiri sambil membangun bisnis dari nol. Yang bikin makin menarik, bisnis yang ia jalankan bukan bisnis biasa—melainkan ekspor produk seperti:
- Bulu mata
- Daun pisang
- Serabut kelapa
Kedengarannya sederhana, ya? Tapi justru dari hal-hal yang sering dianggap sepele itu, Dewi melihat peluang besar.
Awal Perjalanan: Dari Kota, Balik ke Desa

Sebelum jadi pengusaha sukses, Dewi Harlas sempat menjalani hidup sebagai pegawai kantoran di kota selama belasan tahun. Tapi di satu titik, ia memutuskan untuk resign dan kembali ke desa.
Keputusan itu jelas nggak mudah.
Apalagi saat itu, ia harus menghidupi tiga anaknya yang masih kecil. Demi bertahan, ia sempat jualan gorengan. Dari situ, kehidupan benar-benar diuji nggak ada yang instan, semuanya serba perjuangan.
Gagal, Bangkrut, Tapi Nggak Menyerah

Seperti kebanyakan pebisnis, perjalanan Dewi juga nggak mulus. Ia pernah mencoba usaha, tapi hasilnya belum sesuai harapan.
Sampai akhirnya, ia mulai berpikir lebih jauh:
“Gimana kalau produk lokal ini dijual ke luar negeri?”
Dari situ, ia mulai melihat potensi di sekitarnya. Salah satunya adalah pengrajin bulu mata yang ternyata punya kualitas bagus dan layak ekspor.
Dengan modal nekat, belajar otodidak, dan memanfaatkan media sosial plus company profile sederhana, Dewi berhasil mendapatkan buyer pertamanya dari luar negeri.
Tapi… ujian belum selesai.
Di tahun 2015, saat bisnisnya mulai berjalan, ia justru harus mengalami kebangkrutan. Lebih pahitnya lagi, itu terjadi karena dikhianati oleh timnya sendiri.
Bayangin, sudah susah payah bangun usaha, eh malah harus mulai lagi dari nol.
Tapi di situlah mentalnya benar-benar diuji. Dan ia memilih untuk bangkit.
Dewi Harlas Sekarang: Dari Desa ke 16 Negara
Hari ini, Dewi Harlas bukan lagi sekadar emak-emak desa biasa.
Ia sudah sukses menjadi eksportir yang mengirim produk ke 16 negara. Produk yang dikirim pun tetap konsisten dari potensi lokal:
- Bulu mata
- Serbuk kelapa
- Daun pisang
Nggak cuma itu, sekarang ia juga aktif jadi pembicara di berbagai webinar tentang UMKM dan ekspor. Pengalamannya yang “real” bikin banyak orang merasa relate dan termotivasi.
Bisnisnya pun berkembang, bahkan ia turut memberdayakan ibu-ibu di desanya agar ikut punya penghasilan. Jadi dampaknya terasa langsung ke lingkungan sekitar
Kenapa Kisah Dewi Harlas Itu Relate Banget?
Cerita Dewi Harlas terasa dekat karena ini bukan kisah “orang hebat dari awal”—tapi kisah orang biasa yang mau berjuang lebih.
Coba lihat faktanya:
- ❌ Bukan dari keluarga kaya
- ❌ Bukan lulusan luar negeri
- ❌ Nggak punya modal besar di awal
- ❌ Pernah jualan gorengan buat bertahan hidup
- ❌ Pernah bangkrut & dikhianati tim
Tapi di balik itu semua, ada satu hal yang jadi pembeda:
👉 Dia nggak berhenti di tengah jalan.
Dan justru dari situlah kita bisa ambil banyak pelajaran berharga.
Pelajaran Penting dari Kisah Dewi Harlas
Kalau ditarik benang merahnya, ini beberapa mindset yang bikin Dewi bisa sampai di titik sekarang:
- Peluang Itu Dekat, Bukan Jauh
Banyak orang sibuk cari ide bisnis “unik”, padahal Dewi justru sukses dari hal sederhana:
- Bulu mata
- Daun pisang
- Serabut kelapa
👉 Artinya: peluang itu seringnya ada di sekitar kita, tinggal peka atau nggak.
- Mulai Dulu Aja, Nggak Harus Sempurna
Dewi nggak nunggu:
- Punya modal besar
- Punya tim lengkap
- Punya kantor mewah
Ia mulai dari:
- Rumah sendiri
- Modal seadanya
- Skill yang masih belajar
👉 Karena yang penting itu jalan dulu, bukan nunggu siap.
- Gagal Itu Bagian dari Proses, Bukan Akhir
Dewi pernah:
- Bangkrut di 2015
- Kehilangan bisnis karena dikhianati
Tapi dia nggak berhenti.
👉 Justru dari kegagalan itu, dia belajar dan bangun lagi dengan sistem yang lebih kuat.
- Adaptasi Itu Wajib
Awalnya nggak paham digital, tapi akhirnya:
- Belajar media sosial
- Bikin company profile
- Cari buyer lewat online
👉 Dunia berubah cepat yang nggak mau belajar, bakal ketinggalan.
Tips Sukses ala Dewi Harlas (Bisa Kamu Tiru!)
Nah, ini bagian paling penting. Bukan cuma cerita, tapi action yang bisa kamu lakukan 👇
✅ 1. Mulai dari Apa yang Ada
Nggak usah nunggu sempurna.
Coba cek:
- Apa yang ada di sekitarmu?
- Produk apa yang sering dianggap sepele?
👉 Kadang yang “biasa” justru punya nilai jual tinggi di luar.
✅ 2. Bangun Mental Tahan Banting
Bisnis itu bukan soal untung terus.
Siapkan diri untuk:
- Sepi pembeli
- Ditolak calon customer
- Bahkan gagal total
👉 Yang bertahan bukan yang paling pintar, tapi yang paling kuat mentalnya.
✅ 3. Manfaatkan Media Sosial Maksimal
Dewi bisa dapat buyer luar negeri dari internet.
Kamu juga bisa mulai dari:
- TikTok
- Marketplace
👉 Nggak harus jago, yang penting konsisten posting dan belajar.
✅ 4. Jangan Takut Masuk Pasar Lebih Besar
Banyak orang stuck di “jualan lokal”.
Padahal:
- Produk desa bisa go international
- Pasar luar negeri justru lebih luas
👉 Mulai riset kecil-kecilan soal ekspor, pelan-pelan naik level.
✅ 5. Bangun Jaringan & Komunitas
Dewi juga aktif belajar dari komunitas.
Kamu bisa:
- Ikut webinar
- Gabung komunitas bisnis
- Cari mentor
👉 Karena seringkali, peluang datang dari koneksi.
Mau Ikut Jejak Dewi Harlas? Mulai dari Sini!
Kalau kamu ngerasa:
- Punya produk tapi bingung cara ekspor
- Mau naik level dari lokal ke internasional
- Atau pengen belajar langsung dari ahlinya
Sekarang waktunya kamu ambil langkah nyata!
👉 Gabung di Go Export, tempat kamu bisa belajar langsung tentang dunia ekspor dari nol sampai siap kirim ke luar negeri.
Di sini kamu bisa:
- Ikut pelatihan ekspor dari basic sampai advanced
- Gabung workshop praktis yang langsung bisa dipraktikkan
- Hadir di seminar & webinar bareng mentor berpengalaman
Nggak cuma teori, tapi juga strategi real yang bisa langsung kamu terapkan ke bisnismu.
Jangan cuma jadi penonton, sekarang giliran kamu yang naik level!
Klik, daftar, dan mulai perjalanan ekspormu bareng
👉 Go Export sekarang juga!
Siapa tahu, cerita sukses berikutnya… adalah kamu




