goexport.org – Siapa sangka, daun salam yang selama ini cuma dianggap bumbu dapur ternyata punya peluang besar di pasar internasional. Di luar negeri, daun salam kering banyak digunakan untuk kebutuhan kuliner, herbal, sampai industri makanan. Nggak heran kalau cara ekspor daun salam mulai banyak dicari oleh pelaku usaha lokal yang ingin naik kelas.
Kabar baiknya, Indonesia punya stok daun salam melimpah dan kualitasnya nggak kalah dari negara lain. Tantangannya cuma satu: tahu caranya supaya daun salam bisa lolos ekspor dan diterima pasar global.
Menariknya, daun salam bukan cuma dipakai di Indonesia. Negara-negara Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura juga menggunakannya sebagai bumbu masak. Bahkan, di beberapa negara lain, daun salam kering mulai dilirik untuk industri makanan dan herbal.
Fakta ini menunjukkan kalau ekspor daun salam dari Indonesia sebenarnya punya potensi besar. Sayangnya, peluang ini masih belum banyak dimanfaatkan secara maksimal.
Baca juga: Cara Melakukan Ekspor Barang ke Luar Negeri untuk Pemula
Indonesia termasuk salah satu negara dengan produksi daun salam yang sangat melimpah. Tanaman ini tumbuh subur di berbagai wilayah, mulai dari Jawa, Sumatra, hingga Sulawesi. Kondisi iklim tropis membuat daun salam bisa dipanen sepanjang tahun, sehingga ketersediaan bahan baku relatif stabil. Dari sisi ini saja, Indonesia sebenarnya sudah sangat siap untuk bersaing di pasar global.
Sayangnya, potensi besar tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal. Volume ekspor daun salam Indonesia masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan kapasitas produksi yang ada. Ini justru menunjukkan adanya peluang besar yang masih terbuka lebar, terutama bagi pelaku usaha yang ingin masuk ke pasar ekspor sejak dini.
Beberapa faktor yang membuat ekspor daun salam Indonesia punya prospek cerah antara lain:
Beberapa negara sudah terbukti menjadi pasar potensial untuk daun salam asal Indonesia. Berikut di antaranya:
Apa Itu Daun Salam?
Sebelum jauh membahas ekspor, kenalan dulu dengan daun salam. Daun salam atau dikenal juga sebagai daun laurel adalah daun aromatik yang biasa digunakan sebagai penyedap alami. Ciri khasnya ada pada aromanya yang kuat dengan rasa sedikit pahit, tapi justru itulah yang bikin masakan jadi lebih kaya rasa. Daun salam bisa digunakan dalam kondisi segar maupun kering. Di Indonesia, daun salam segar sangat mudah ditemukan karena tanaman ini tumbuh subur. Sementara di pasar internasional, daun salam kering justru lebih banyak dicari karena lebih awet dan praktis untuk distribusi jarak jauh. Baca juga: Cara Ekspor Ikan Nila ke Luar Negeri yang Aman dan LegalPotensi Ekspor Daun Salam dari Indonesia
Indonesia termasuk salah satu negara dengan produksi daun salam yang sangat melimpah. Tanaman ini tumbuh subur di berbagai wilayah, mulai dari Jawa, Sumatra, hingga Sulawesi. Kondisi iklim tropis membuat daun salam bisa dipanen sepanjang tahun, sehingga ketersediaan bahan baku relatif stabil. Dari sisi ini saja, Indonesia sebenarnya sudah sangat siap untuk bersaing di pasar global.
Sayangnya, potensi besar tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal. Volume ekspor daun salam Indonesia masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan kapasitas produksi yang ada. Ini justru menunjukkan adanya peluang besar yang masih terbuka lebar, terutama bagi pelaku usaha yang ingin masuk ke pasar ekspor sejak dini.
Beberapa faktor yang membuat ekspor daun salam Indonesia punya prospek cerah antara lain:
- Ketersediaan bahan baku melimpah Daun salam mudah ditemukan dan dibudidayakan di banyak daerah, sehingga pasokan bisa terjaga secara berkelanjutan.
- Kualitas aroma dan warna yang kuat Daun salam Indonesia dikenal memiliki aroma khas dan warna alami yang disukai pasar internasional.
- Permintaan global yang stabil Daun salam dibutuhkan untuk industri makanan, kuliner, hingga produk herbal di berbagai negara.
- Persaingan ekspor yang masih longgar Jumlah eksportir daun salam dari Indonesia belum banyak, sehingga peluang masuk pasar masih cukup besar.
- Meningkatkan kualitas dan standar pengeringan daun salam
- Memperbaiki proses pascapanen agar produk lebih tahan lama
- Membuka akses pasar ekspor ke lebih banyak negara
- Memberikan edukasi ekspor bagi pelaku UMKM
Peluang Pasar Ekspor Daun Salam Indonesia
Beberapa negara sudah terbukti menjadi pasar potensial untuk daun salam asal Indonesia. Berikut di antaranya:
- Singapura
- Malaysia
- Jepang
Tantangan Ekspor Daun Salam dari Indonesia
Meski peluangnya besar, ekspor daun salam tetap punya tantangan yang perlu dihadapi.- Persaingan Harga
- Standar Kualitas Produk
- Perizinan dan Sertifikasi
Saatnya Serius Tembus Pasar Global Bersama Go Export
Kalau kamu ingin memulai atau mengembangkan bisnis ekspor tanpa banyak trial error, pelatihan ekspor, workshop, dan seminar di Go Export bisa jadi solusi terbaik.Di Go Export, kamu akan belajar langsung:
- Alur ekspor dari nol hingga kirim barang
- Cara membaca peluang pasar internasional
- Strategi menghadapi buyer luar negeri
- Update regulasi dan dokumen ekspor terbaru
Materinya praktis, mudah dipahami, dan cocok untuk pemula maupun pelaku usaha yang ingin naik level.
👉 Yuk, mulai langkah besarmu di dunia ekspor bersama Go Export. Jangan biarkan peluang pasar global lewat begitu saja!





1 Komentar
Pingback: Cara Ekspor Cengkeh ke Luar Negeri yang Aman dan Legal