Close Menu
GOEXPORT.ORG | Komunitas Eksportir Indonesia – Pelatihan, Workshop, Seminar Ekspor
    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    Trending
    • Ekspor Daun Kratom Dorong Ekonomi Kutai Kartanegara
    • Rp 300 T Melayang karena Indonesia Masih Ekspor Bahan Mentah
    • Bahlil Bongkar Teknis Pajak Ekspor Batu Bara!
    • Kisah Sukses Eksportir Cupang Tembus Pasar Dunia
    • Warung Al-Matiinu Sukses Ekspor ke Singapura, Ini Kisahnya
    • Ekspor Kopi Pekalongan Tembus Yunani, Perdana 2026!
    • Beras Bulog Tembus Standar Arab Saudi, Siap Ekspor Besar
    • Tantangan Eksportir Akibat Konflik Iran-Israel Global
    Facebook Instagram YouTube WhatsApp TikTok
    GOEXPORT.ORG | Komunitas Eksportir Indonesia – Pelatihan, Workshop, Seminar Ekspor
    Banner
    • Home
    • Tentang Kami
    • Panduan Ekspor
    • Jadwal Event
      • SEMINAR
      • 2 DAYS WORKSHOP
      • BOOTCAMP
    • Testimoni
    • Artikel
      • PANDUAN EKSPOR
      • IDE PRODUK EKSPOR
      • MARKETING EKSPOR
      • KISAH SUKSES
      • NEWS EKSPOR
      • EVENT EKSPOR
    • Member Area
      • JOIN KOMUNITAS DULU YUK!
      • DPD GOEXPORT.ORG >
    GOEXPORT.ORG | Komunitas Eksportir Indonesia – Pelatihan, Workshop, Seminar Ekspor
    Home » Blog – Cara Menjadi Eksportir » Cara Ekspor Tempe Step-by-Step, Modal & Dokumen Lengkap
    Ide Produk Ekspor

    Cara Ekspor Tempe Step-by-Step, Modal & Dokumen Lengkap

    Updated:Januari 6, 2026Tidak ada komentar6 Mins Read111 Views
    Cara Ekspor Tempe
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    goexport.org – Punya usaha tempe yang lagi naik daun dan kepikiran buat ekspor tempe ke luar negeri? Tenang, sekarang kamu nggak perlu bingung. Di artikel ini, kita bakal bahas cara ekspor tempe secara lengkap, dari persiapan, modal, sampai dokumen yang dibutuhkan. Semua dijelaskan step-by-step biar gampang dipahami, kayak lagi ngobrol sama teman. Kalau kamu punya bisnis tempe dan lagi kepikiran buat ekspor tempe ke luar negeri, sekarang saatnya mulai serius. Tempe, makanan khas Indonesia yang terbuat dari fermentasi kedelai ini, bukan cuma digemari orang lokal, tapi juga makin populer di banyak negara karena kaya nutrisi, rendah kalori, dan sehat. Sayangnya, tempe gampang rusak kalau nggak disimpan dengan benar. Jadi, kunci supaya tempe tetap awet saat dikirim ke luar negeri adalah suhu dingin. Biasanya, tempe dikirim pakai freezer atau es agar kualitasnya tetap terjaga. Negara yang sering jadi tujuan ekspor tempe antara lain Jepang, Hong Kong, Malaysia, Singapura, Korea, dan Taiwan. Selain tempe biasa, ada juga turunannya seperti keripik tempe, coklat berbahan tempe, kue kering, dan sebagainya. Produk turunan ini biasanya punya masa simpan lebih lama, jadi bisa jadi alternatif kalau mau target pasar ekspor yang lebih luas. Kalau kamu serius mau ekspor, reefer container jadi andalan. Ini semacam peti kemas dengan mesin pendingin khusus, jadi tempe bisa sampai ke luar negeri tetap aman. Buat yang butuh, sekarang ada jasa sewa container pendingin jangka pendek, jadi nggak perlu beli langsung kalau modal terbatas. Baca juga: Cara Ekspor Udang dari Indonesia dengan Potensi Untung Besar

    7 Langkah Cara Ekspor Tempe ke Luar Negeri

    Mau tau cara ekspor tempe yang benar? Tenang, kita bahas step-by-step dengan bahasa santai tapi jelas. Simak daftar lengkapnya di bawah ini:
    1. Kenali Persyaratan Ekspor Tempe
    Sebelum mulai kirim tempe ke luar negeri, wajib banget ngerti aturan ekspor. Mulai dari standar kualitas, kemasan, label, sampai dokumen yang harus disiapkan. Misalnya, BPOM dan Kementerian Perdagangan punya panduan soal syarat produk makanan yang bisa diekspor. Jangan sampai sudah kirim tapi tempe ditahan di pelabuhan karena dokumen kurang lengkap. Persiapan dari awal bikin proses ekspor lebih lancar.
    1. Tentukan Target Pasar
    Penting banget buat tau siapa yang bakal beli tempe kamu. Lakukan riset pasar: produk tempe apa yang disukai, harga yang pas, dan aturan impor tiap negara. Misalnya, Jepang biasanya suka tempe higienis dengan kemasan rapi, sedangkan Amerika lebih suka tempe organik atau non-GMO. Dengan riset, kamu bisa menyesuaikan produk biar lebih cepat diterima pasar internasional.
    1. Hitung Harga Jual yang Menguntungkan
    Setelah tau target pasar, saatnya menghitung harga jual. Perhitungkan:
    • Biaya produksi tempe 
    • Ongkos kirim & logistik 
    • Margin keuntungan yang diinginkan 
    Pastikan harga jual kompetitif tapi tetap menguntungkan. Jangan sampai murah banget sampai rugi, atau mahal tapi buyer jadi malas beli.
    1. Bangun Sistem Distribusi
    Supaya tempe sampai ke tangan konsumen dengan lancar, kamu butuh jaringan distribusi. Bisa lewat importir, agen, atau partner lokal di negara tujuan. Cara ini bikin masuk pasar lebih mudah tanpa harus ribet urus semuanya sendiri. Sistem distribusi yang baik bikin bisnis kamu lebih profesional dan terpercaya.
    1. Pakai Kemasan yang Menarik & Aman
    Kemasan itu kunci sukses ekspor tempe. Pilih kemasan vakum atau frozen yang aman, higienis, dan menarik. Kemasan yang bagus bikin tempe lebih awet dan meningkatkan daya tarik di mata buyer internasional. Jangan lupa sertakan label lengkap: nama produk, bahan, tanggal kadaluarsa, dan nutrisi.
    1. Pastikan Produk Memiliki Sertifikasi Halal
    Kalau target pasar mayoritas Muslim, wajib punya sertifikasi halal dari LPPOM MUI. Sertifikat ini bikin buyer yakin kalau tempe kamu aman dikonsumsi dan sesuai syariat. Produk bersertifikat halal biasanya lebih mudah diterima di banyak negara, terutama di Asia dan Timur Tengah.
    1. Pilih Ekspedisi Cepat & Aman
    Tempe gampang rusak, jadi pengiriman cepat dan aman mutlak diperlukan. Gunakan reefer container atau jasa ekspedisi khusus makanan beku supaya tempe sampai tujuan tetap segar. Pastikan juga pengecekan suhu selama pengiriman agar kualitas tetap terjaga.

    Cara Mengemas Tempe Supaya Aman Dikirim

    Cara Ekspor Tempe Kalau kamu mau ekspor tempe, kemasan itu nggak kalah penting sama container. Tempe gampang rusak kalau salah penanganan, jadi pastikan pengemasan benar agar kualitas tetap terjaga. Berikut tips mudahnya:
    1. Gunakan Kemasan Vakum
    Kemasan vakum jadi pilihan utama karena bisa mencegah udara masuk dan mengurangi risiko bakteri merusak tempe. Dengan begitu, tempe bisa bertahan lebih lama selama pengiriman.
    1. Pilih Tempe Belum Terkena Jamur Ragi
    Kalau mau kemasan vakum, gunakan tempe yang belum terkena jamur ragi, karena ragi ini masih diperlukan untuk proses fermentasi. Tempe yang sudah terkontaminasi bisa cepat rusak dan menurunkan kualitas.
    1. Manfaatkan Lubang Kecil pada Kemasan
    Beberapa kemasan tempe biasanya punya lubang kecil supaya mikroorganisme bermanfaat tetap hidup. Setelah sampai tujuan, lubang ini bisa dibuka sedikit dan diamkan satu hari supaya fermentasi tetap berjalan.
    1. Jangan Buat Lubang Terlalu Besar
    Lubang terlalu besar malah bikin bakteri jahat masuk dan tempe cepat basi. Jadi, ukurannya cukup kecil saja supaya aman.
    1. Pastikan Produksi Higienis
    Tips terakhir: gunakan tempe yang diproduksi secara higienis. Tempe bersih dan sehat otomatis punya masa simpan lebih lama dan lebih aman untuk ekspor. Dengan cara ini, tempe kamu bisa sampai tujuan tetap segar, aman, dan siap dikonsumsi.

    Tempe & Penyimpanannya

    Cara Ekspor Tempe Apakah tempe bisa bertahan tanpa kulkas?
    • Di suhu ruangan, tempe bisa bertahan maksimal 1–2 hari. 
    • Kalau disimpan di kulkas, bisa tahan hingga 7–10 hari. 
    • Untuk pengiriman ekspor, wajib pakai pendingin supaya tetap segar sampai tujuan.

    Siap Memulai Ekspor Tempe Kamu?

    Sekarang kamu sudah tahu cara mengemas tempe supaya tetap aman dan segar sampai ke tangan konsumen internasional. Mulai dari penggunaan kemasan vakum, kontrol jamur ragi, hingga lubang ventilasi yang pas semua langkah ini penting supaya tempe kamu sampai tujuan dalam kondisi terbaik. Ingat, kualitas produk dan pengemasan yang tepat bisa jadi kunci sukses masuk pasar global. Baca juga: Cara Ekspor Barang UMKM agar Tembus Pasar Internasional

    Tingkatkan Skill Ekspor Kamu Bersama Go Export!

    Kalau kamu serius mau menembus pasar internasional, jangan cuma belajar sendiri. Ikuti pelatihan ekspor, workshop, dan seminar di Go Export! Di sini, kamu akan belajar langsung dari pakarnya cara:
    • Menyusun dokumen ekspor dengan benar
    • Memilih kemasan dan metode pengiriman yang tepat
    • Memahami regulasi tiap negara
    • Meningkatkan peluang tempe kamu diterima di pasar global
    Workshop
    Seminar
    • Menyusun dokumen ekspor dengan benar
    • Memilih kemasan dan metode pengiriman yang tepat
    • Memahami regulasi tiap negara
    • Meningkatkan peluang tempe kamu diterima di pasar global

    Jangan tunggu sampai pesaing lebih dulu masuk ke pasar internasional. Daftar sekarang di Go Export dan mulai perjalanan ekspor tempe kamu dengan percaya diri!

    Daftar Sekarang
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Warung Al-Matiinu Sukses Ekspor ke Singapura, Ini Kisahnya

    Maret 24, 2026

    Sunny Kamengmau – Eksportir Tas ke Jepang Omzet Miliaran

    Maret 14, 2026

    Rahasia Strategi UMKM Tembus Pasar Ekspor Global

    Maret 4, 2026

    Comments are closed.

    Follow US!
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube
    • WhatsApp
    • TikTok
    Brosur
    Brosur
    Brosur

    Kami adalah Komunitas Eksportir, yang Memberikan Pelatihan & Workshop serta Membantu Anggota-Anggotanya dalam Proses Meng-Ekspor Produk-Produk Indonesia ke Mancanegara dengan Step by Step dan Mandiri.

    Tag Cloud
    Apa itu Ekspor? (1) Bootcamp Ekspor (1) ekspor (1) Eksportir (2) Gathering Ekspor (1) Pejuang Devisa (2) Pitching Buyer Ekspor (1)
    Services
    • Seminar
    • Workshop
    • Kelas Privat
    • Bootcamp
    • Tour Bisnis
    Facebook Instagram YouTube WhatsApp TikTok
    • Informasi
    • Membership
    • Advertising
    • Sponsored News
    © Copyright 2026 - GOEXPORT.ORG

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.