goexport.org – Banyak orang berpikir ekspor itu ribet, butuh modal besar, dan hanya bisa dilakukan perusahaan besar. Padahal kenyataannya, cara memulai ekspor dari nol bisa dilakukan siapa saja, termasuk UMKM dan individu, asal tahu langkahnya.
Kalau kamu punya produk lokal yang berkualitas dan ingin tembus pasar luar negeri, artikel ini cocok banget buat kamu. Yuk, kita bahas pelan-pelan dengan bahasa yang gampang dipahami.
Baca juga: Cara Ekspor Beras ke Luar Negeri – Syarat, Dokumen & Alur
Apa Itu Ekspor?
Ekspor adalah kegiatan menjual barang atau produk dari dalam negeri ke luar negeri. Produk yang diekspor bisa bermacam-macam, mulai dari hasil pertanian, makanan olahan, kerajinan tangan, sampai produk manufaktur.
Dengan ekspor, peluang keuntungan biasanya lebih besar karena nilai jual produk di pasar internasional cenderung lebih tinggi.
Menjual produk ke pasar internasional bisa jadi langkah besar untuk mengembangkan bisnis. Selain membuka peluang keuntungan yang lebih besar, ekspor juga membantu brand kamu dikenal lebih luas dan tidak bergantung sepenuhnya pada pasar lokal. Dengan strategi yang tepat, bisnis bisa lebih tahan menghadapi kondisi ekonomi yang naik turun.
Kenapa Ekspor Itu Menarik?
- Pasar lebih luas hingga ke luar negeri
- Potensi keuntungan lebih tinggi
- Brand terlihat lebih profesional dan kompetitif
- Risiko bisnis lebih tersebar
Cara memulai ekspor untuk Pemula
- Tentukan produk yang siap diekspor berdasarkan riset pasar
- Pastikan produk memenuhi standar dan sertifikasi (ISO, HACCP, SNI, Halal, dll.)
- Pelajari aturan ekspor dan regulasi negara tujuan
Cara Menjangkau Pasar Luar Negeri
- Ikut pameran dagang (offline atau online)
- Gunakan marketplace B2B internasional
- Bangun relasi dengan distributor luar negeri
Dokumen Ekspor yang Wajib Disiapkan
- Faktur komersial
- Kontrak jual beli
- Packing list
- Certificate of Origin
- Bill of Lading / Airway Bill
Tantangan Umum & Solusinya
- Persaingan global → tonjolkan keunikan produk
- Kurang informasi → manfaatkan sumber resmi pemerintah
- Masalah logistik → pilih jasa pengiriman terpercaya
- Fluktuasi kurs → gunakan layanan inward remittance
Pentingnya Inward Remittance
- Pembayaran dari luar negeri lebih cepat
- Transaksi aman dan transparan
- Arus kas bisnis lebih stabil
Langkah dan Cara Memulai Ekspor untuk Pemula

Buat kamu yang baru mau terjun ke dunia ekspor, jangan keburu mikir ini ribet duluan. Selama tahu alurnya, proses ekspor bisa dijalani step by step dengan lebih tenang. Berikut panduan praktis supaya kamu punya pondasi yang kuat sejak awal.
- Tentukan Produk yang Punya Peluang Ekspor
Langkah pertama yang wajib dilakukan untuk Cara memulai ekspor adalah memilih produk yang benar-benar punya potensi di pasar luar negeri. Jangan asal nebak, tapi lakukan riset pasar.
Beberapa hal yang perlu kamu cek:
- Produk apa yang sedang tren di negara tujuan
- Selera konsumen dan kebiasaan belanja mereka
- Harga produk kompetitor
- Perkiraan volume permintaan
Kamu bisa memanfaatkan data dari BPS, Kementerian Perdagangan, atau lembaga riset internasional seperti ITC sebagai bahan pertimbangan. Data ini membantu kamu mengambil keputusan yang lebih realistis.
- Pastikan Produk Sesuai Standar Internasional
Produk yang laku di dalam negeri belum tentu langsung bisa diterima di pasar ekspor. Setiap negara punya standar kualitas sendiri yang wajib dipenuhi.
Beberapa standar dan sertifikasi yang sering diminta:
- ISO atau HACCP untuk produk makanan dan minuman
- SNI sebagai standar nasional
- Sertifikat Halal untuk pasar tertentu seperti Timur Tengah
- Sertifikat kebersihan atau organik untuk pasar Eropa
Ingat, sertifikasi bukan sekadar formalitas. Kalau produk kamu tidak sesuai standar, besar kemungkinan barang akan ditolak atau tidak lolos masuk pasar tujuan.
- Pelajari Aturan dan Prosedur Ekspor
Salah satu kesalahan paling umum eksportir pemula adalah kurang memahami regulasi. Padahal, aturan ekspor mencakup banyak hal, mulai dari:
- Prosedur kepabeanan
- Pajak dan tarif ekspor-impor
- Larangan atau pembatasan produk tertentu
- Persyaratan dokumen dan inspeksi
Kamu perlu paham alur pengeluaran barang dari Indonesia dan aturan impor di negara tujuan. Kalau ragu, jangan sungkan konsultasi ke Kementerian Perdagangan atau Bea Cukai supaya tidak salah langkah.
- Cari Distributor atau Buyer Luar Negeri
Agar produk kamu bisa menjangkau pasar yang lebih luas, kamu butuh mitra yang tepat. Beberapa cara yang bisa dicoba:
- Ikut pameran dagang internasional
- Gunakan marketplace B2B
- Manfaatkan bantuan KBRI/KJRI atau asosiasi eksportir
- Cari lewat platform online terpercaya
Pastikan calon mitra punya reputasi baik, sistem pembayaran jelas, dan mampu menangani distribusi serta logistik produk kamu dengan profesional.
- Siapkan Dokumen Ekspor dengan Rapi
Dokumen adalah nyawa dalam bisnis ekspor. Tanpa dokumen yang lengkap, pengiriman bisa tertahan di bea cukai.
Dokumen penting yang perlu kamu siapkan:
- Commercial Invoice berisi detail harga dan barang
- Kontrak jual beli atau Purchase Order
- Packing list
- Certificate of Origin
- Bill of Lading atau Airway Bill
- Asuransi pengiriman jika dibutuhkan
Dokumen yang rapi dan sesuai aturan akan mempercepat proses ekspor dan menghindari risiko kerugian.
Tantangan yang Sering Dihadapi Eksportir Pemula

- Persaingan Global yang Ketat
Di pasar internasional, produk kamu bersaing dengan brand dari berbagai negara. Supaya bisa menonjol:
- Angkat keunikan produk lokal
- Bangun cerita brand yang kuat
- Tingkatkan nilai produk lewat kemasan atau inovasi
- Minim Informasi dan Pengalaman
Banyak UMKM bingung soal regulasi, dokumen, dan standar ekspor. Solusinya:
- Rajin riset dan belajar dari sumber resmi
- Ikut pelatihan atau webinar ekspor
- Pertimbangkan kerja sama dengan konsultan ekspor
- Kendala Logistik
Masalah seperti biaya kirim mahal, keterbatasan kontainer, atau keterlambatan pengiriman sering terjadi. Untuk mengurangi risiko:
- Pilih jasa pengiriman internasional yang berpengalaman
- Bandingkan jalur laut dan udara
- Susun perencanaan waktu kirim dengan realistis
- Fluktuasi Nilai Tukar Mata Uang
Perubahan kurs bisa memengaruhi keuntungan bisnis ekspor. Kalau tidak diantisipasi, margin bisa tiba-tiba menyusut. Beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Gunakan metode pembayaran yang aman
- Tentukan mata uang transaksi yang lebih stabil
- Perhitungkan risiko kurs sejak penentuan harga
Tips Biar Ekspor Pertama Lancar
- Mulai dari skala kecil dulu
- Fokus satu negara tujuan
- Jaga kualitas produk
- Bangun komunikasi yang jelas dengan buyer
- Simpan semua dokumen dengan rapi
Baca juga: Cara Ekspor Kapulaga Step-by-Step, Dari Panen sampai Kirim!
Siap Naik Level Jadi Eksportir? Mulai dari Sini!
Kalau kamu ingin belajar ekspor dengan cara yang lebih praktis, terarah, dan sesuai kondisi real di lapangan, Go Export bisa jadi pilihan yang tepat.
Di Go Export, kamu bisa:
- Mengikuti pelatihan ekspor dari dasar hingga lanjutan
- Ikut workshop praktik ekspor langsung bersama mentor berpengalaman
Hadir di seminar ekspor untuk update tren dan peluang pasar global
Cocok untuk pemula, UMKM, hingga pelaku usaha yang ingin scale up ke pasar internasional.
Pilih pelatihan, workshop, atau seminar ekspor di Go Export sekarang, dan mulai langkah nyata menuju bisnis ekspor yang lebih profesional dan berdaya saing global.





1 Komentar
Pingback: Cara Mengurus Dokumen Ekspor dengan Benar, Panduan Lengkap