goexport.org – Punya produk bagus tapi bingung cara memperluas pasar? Tenang, zaman sekarang jualan nggak harus keliling kota atau buka toko besar. Bahkan, kamu bisa menembus pasar internasional hanya dari rumah dengan memanfaatkan internet. Yap, inilah yang disebut Cara Jualan Ekspor Online peluang emas buat UMKM yang ingin naik level tanpa modal besar.
Di artikel ini, kita bakal bahas langkah-langkah mudah, platform yang bisa dipakai, sampai tips biar produkmu laku di luar negeri. Yuk, mulai!
Kenapa UMKM Harus Coba Ekspor Online?
Sebelum kita masuk ke teknis langkah-langkah ekspor, ada baiknya pahami dulu kenapa model bisnis ini makin digandrungi UMKM. Banyak pelaku usaha yang awalnya cuma jualan lokal, ternyata bisa naik level setelah melebarkan sayap ke pasar luar negeri. Kok bisa? Ini alasannya.
- Pasarnya Jauh Lebih Luas dari Sekadar Lokal
Kalau jualan di dalam negeri saja, pembelimu mungkin terbatas pada kota atau pulau tertentu. Tapi ketika masuk ke ranah ekspor online, produkmu bisa dilihat oleh orang dari Amerika, Jepang, Eropa, Timur Tengah, sampai Afrika.
Bayangin aja, barang yang kamu anggap biasa misalnya bumbu dapur, tas anyaman, atau makanan ringan bisa jadi sesuatu yang dianggap unik di luar negeri. Artinya, peluang penjualan jadi jauh lebih besar.
- Modal Relatif Kecil, Cocok Buat Pemula
Banyak orang mikir ekspor itu butuh gudang besar, stok seabrek, atau tim profesional. Padahal sekarang nggak harus begitu.
Dengan modal seadanya HP atau laptop, internet, kamera HP buat foto produk, dan produk yang siap jual kamu sudah bisa mulai.
Platform ekspor online biasanya sudah menyediakan fitur lengkap, jadi kamu nggak perlu membangun sistem dari nol. Semua bisa dijalankan dari rumah.
- Brand Terlihat Lebih Profesional
Buat UMKM, bisa menjual produk ke luar negeri itu value besar banget. Ini bikin brand kamu terlihat lebih kredibel, lebih berkualitas, dan punya “kelas” tersendiri.
Pembeli lokal pun biasanya jadi lebih percaya kalau tahu produkmu sudah tembus pasar internasional. Secara nggak langsung, ini meningkatkan citra bisnis dan bisa membuat harga produkmu lebih dihargai.
- Proses Jauh Lebih Mudah Dibanding Dulu
Ekspor zaman dulu ribetnya minta ampun harus urus dokumen manual, cari forwarder sendiri, sampai pusing sama regulasi.
Tapi sekarang? Semua jauh lebih simpel.
Banyak platform dan jasa logistik sudah punya layanan khusus ekspor UMKM skala kecil, bahkan satuan. Mereka bantu urus dokumen, packing standar internasional, sampai tracking paketnya.
Kamu tinggal fokus ke produk, marketing, dan melayani pembeli.
Cara Jualan Ekspor Online dari Rumah untuk UMKM

Setelah tahu kenapa ekspor online itu menjanjikan, sekarang kita masuk ke bagian paling penting: gimana cara mulainya? Tenang, langkah-langkahnya nggak serumit yang kamu bayangkan. Pelan-pelan aja, yang penting paham alurnya dulu.
- Tentukan Produk yang Punya Potensi Ekspor
Sebelum jualan, cek dulu apakah produkmu layak masuk pasar internasional.
Beberapa hal yang perlu kamu evaluasi:
- Uniqueness: Semakin unik, semakin mudah dilirik buyer luar negeri.
- Tahan pengiriman jarak jauh: Apakah produk cepat rusak? Kalau iya, mungkin perlu kemasan tambahan.
- Demand luar negeri: Kamu bisa riset kecil-kecilan lewat marketplace global.
- Izin khusus: Produk makanan, herbal, kosmetik, atau bahan kimia biasanya butuh regulasi tambahan.
Contoh produk UMKM yang laris di luar negeri: keripik singkong, sambal botol, kaldu bubuk, aksesoris handmade, fashion lokal, furniture mini, dan rempah-rempah.
- Siapkan Kemasan yang Kuat dan Berstandar Internasional
Pembeli luar negeri sangat memperhatikan kualitas packaging karena barangnya bakal menempuh perjalanan panjang.
Pastikan:
- Kardus tebal dan kuat
- Produk dibungkus rapi (bubble wrap, vacuum seal, dll.)
- Ada label yang jelas
- Informasi dalam bahasa Inggris
- Hindari cairan yang mudah bocor
Kemasan bagus bukan cuma biar aman, tapi juga bisa meningkatkan kesan profesional.
- Pilih Platform untuk Mulai Ekspor
Inilah inti dari Cara Jualan Ekspor Online. Ada tiga jalur yang bisa kamu pilih:
- Marketplace Internasional (paling mudah untuk pemula)
- Alibaba.com – Cocok untuk B2B, buyer dalam jumlah besar
- Amazon Global Selling – Produk retail, ke konsumen langsung
- eBay – Fleksibel dan user-friendly
- Etsy – Produk handmade, craft, fashion unik
- Platform Pemerintah
- InaExport (Kemendag) – Bantu UMKM terhubung dengan buyer luar negeri
- INSW – Informasi regulasi ekspor
- LPEI / Eximbank – Pembiayaan + pendampingan ekspor
- Sosial Media + Direct Export
Banyak UMKM yang closing buyer lewat:
- TikTok
- WhatsApp Business
Buyer contact ➝ nego ➝ kirim barang via jasa ekspor.
- Buat Branding Online yang Meyakinkan
Pembeli luar negeri itu sangat memperhatikan trust. Maka brand-mu harus terlihat rapi dan profesional.
Tipsnya:
- Foto produk jelas, lighting bagus
- Deskripsi lengkap dalam bahasa Inggris
- Jelaskan ukuran, berat, bahan, dan cara pakai
- Tampilkan testimoni
- Sertakan cerita brand (brand story)
- Buat social proof agar mereka makin percaya
Branding yang matang = peluang closing lebih besar.
- Pahami Basic Aturan Ekspor
Nggak perlu hafal semuanya, tapi minimal pahami hal-hal ini:
- Dokumen dasar ekspor: invoice, packing list
- Barang yang boleh dan tidak boleh diekspor
- Peraturan negara tujuan
- Estimasi biaya kirim & pajak
Tenang, jasa logistik biasanya membantu jelasin. Bahkan banyak yang tinggal “serahkan paket → mereka urus semua”.
- Hitung Harga dengan Benar
Jangan asal kasih harga. Perhitungkan:
- Harga produk
- Biaya kemasan ekspor
- Ongkir internasional
- Pajak dan bea masuk negara tujuan
- Komisi platform (jika ada)
- Margin keuntungan
Buat dua jenis harga:
- Harga produk saja
- Harga produk + ongkir (shipping included)
Banyak buyer luar negeri suka harga all-in karena lebih praktis.
- Mulai Promosi untuk Menarik Buyer Luar Negeri
Kalau sudah punya akun marketplace, jangan dibiarkan sepi. Lakukan promosi:
- Gunakan fitur iklan/boosting
- Upload foto produk secara konsisten
- Posting konten tentang proses produksi
- Gabung komunitas internasional
- Aktif balas DM/chat dari buyer
Semakin aktif kamu, semakin besar peluang dilihat buyer global.
- Layani Pembeli dengan Responsif & Profesional
Dalam ekspor, komunikasi itu segalanya. Pembeli akan merasa aman kalau kamu:
- Balas cepat
- Jelaskan detail pengiriman
- Kirim foto real packaging
- Beri nomor resi + update perjalanan barang
- Bersikap sopan dan jelas dalam bahasa Inggris (simple English cukup)
Customer service yang baik bisa jadi alasan mereka repeat order.
Ikuti Program Go Export dan Mulai Perjalanan Bisnis Internasionalmu!

Go Export menyediakan berbagai kelas seminar, kelas workshop, pelatihan intensif, dan pendampingan ekspor yang dirancang khusus buat UMKM yang ingin naik level.
Di setiap program, kamu akan dibimbing untuk:
- Riset produk yang cocok untuk ekspor
- Mendaftar dan optimasi marketplace internasional
- Mengatasi dokumen & regulasi ekspor
- Membangun branding yang terlihat profesional
- Sampai praktik pengiriman barang ke luar negeri
Semua dibimbing langkah demi langkah, jadi aman banget buat pemula.
Yuk, pilih kelas seminar atau kelas workshop yang paling cocok buat kamu dan mulai ekspor dari rumah bersama Go Export!
Daftar sekarang sebelum kuotanya penuh!





1 Komentar
Pingback: Cara Menghitung Devisa Hasil Ekspor - Rumus dan Contoh