goexport.org – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penghasil udang terbesar di dunia. Dari udang vaname, windu, hingga udang beku berkualitas ekspor, semuanya punya pasar besar di luar negeri. Nggak heran kalau banyak pelaku usaha mulai melirik cara ekspor udang sebagai peluang bisnis dengan margin keuntungan yang menjanjikan.
Kalau kamu tertarik masuk ke bisnis ini tapi masih bingung harus mulai dari mana, tenang. Artikel ini bakal membahas langkah-langkah ekspor udang dari Indonesia dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami.
Menanggapi situasi tersebut, pemerintah bersama pelaku industri bergerak cepat. Sistem inspeksi dan sertifikasi diperbaiki secara menyeluruh. Pengawasan mutu diperketat, mulai dari proses budi daya, pengolahan, hingga pengiriman.
Koordinasi dengan berbagai instansi terkait juga diperkuat untuk memastikan setiap produk udang yang diekspor benar-benar aman, bebas radiasi, dan sesuai standar internasional. Langkah ini menjadi bukti keseriusan Indonesia dalam menjaga kualitas dan keamanan produk perikanannya.
Hasil dari berbagai perbaikan tersebut mulai terlihat. Pada Desember 2025, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi mengumumkan bahwa ekspor udang Indonesia ke Amerika Serikat kembali dibuka. Pemerintah AS telah mengakui sistem sertifikasi bebas radiasi (Cs-137-free) yang diterapkan di Indonesia.
Dalam pengiriman perdana setelah pemulihan, sebanyak 10 kontainer udang berhasil dikirim ke AS. Hingga 31 Desember 2025, total ekspor diperkirakan mencapai 292 kontainer dengan volume sekitar 5,07 ribu ton. Nilai ekspornya mencapai USD 54,74 juta atau setara Rp908,71 miliar. Seluruh kontainer telah melalui pemeriksaan ketat dan dinyatakan aman dari Cs-137.
Cara Ekspor Udang Terbaru: Dokumen, Sertifikasi, dan Pengiriman
Untuk bisa melakukan ekspor udang di tahun 2025, pelaku usaha wajib menyiapkan dokumen dan izin yang lengkap. Hal ini penting agar proses ekspor berjalan lancar dan produk udang bisa diterima di negara tujuan tanpa kendala. Apalagi setelah adanya pengawasan ketat terkait keamanan pangan, termasuk isu radiasi Cesium-137 untuk pasar tertentu seperti Amerika Serikat. Berikut tahapan persiapan yang perlu kamu pahami:- Persiapan Awal: Dokumen dan Legalitas Usaha
- Nomor Induk Berusaha (NIB) Usaha harus berbadan hukum (biasanya PT) dan memiliki NIB sebagai identitas resmi bisnis.
- Izin Ekspor dari KKP Izin ini dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk produk hasil laut.
- Sertifikasi Mutu Wajib, meliputi:
- Health Certificate (HC): bukti udang sehat dan aman dikonsumsi
- Sertifikat HACCP: menjamin sistem keamanan pangan
- Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP): memastikan fasilitas pengolahan sesuai standar
- Persiapan Produk dan Pengiriman
- Pahami regulasi negara tujuan karena setiap negara punya aturan berbeda
- Sertifikasi khusus untuk pasar tertentu, seperti sertifikat bebas radiasi Cesium-137 untuk ekspor ke AS
- Pengemasan yang tepat, terutama kemasan frozen food yang tahan suhu dingin dan kelembapan
- Cari buyer dan partner logistik yang berpengalaman di ekspor produk perikanan
- Dokumen Formal Ekspor
- Commercial Invoice
- Packing List
- Bill of Lading (BL) atau Airway Bill (AWB)
- PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang)
- NPE (Nota Pelayanan Ekspor)
Tantangan Besar Industri Udang Indonesia
Tahun 2025 menjadi salah satu ujian terberat bagi industri udang Indonesia. Permasalahan muncul ketika beberapa kontainer udang beku asal Indonesia terdeteksi mengandung zat berbahaya Cesium-137 (Cs-137). Temuan ini langsung memicu kekhawatiran serius dari negara tujuan ekspor, terutama Amerika Serikat yang dikenal memiliki standar keamanan pangan sangat ketat. Dampak dari kasus ini tidak bisa dianggap sepele. Akses udang Indonesia ke pasar global sempat diperketat, bahkan nyaris menghambat arus ekspor ke beberapa negara utama. Situasi ini membuat seluruh rantai industri ikut terdampak, mulai dari petambak hingga eksportir. Beberapa tantangan besar yang dihadapi industri udang Indonesia di tahun 2025 antara lain:- Pembatasan akses pasar ekspor Negara tujuan ekspor meningkatkan pengawasan dan memperketat masuknya produk udang asal Indonesia.
- Turunnya kepercayaan pasar internasional Isu keamanan pangan membuat buyer lebih berhati-hati dan menunda keputusan pembelian.
- Ancaman terhadap reputasi udang Indonesia Reputasi yang sudah dibangun bertahun-tahun sempat dipertaruhkan akibat temuan tersebut.
- Tekanan bagi petambak dan pelaku industri Petambak, pabrik pengolahan, hingga eksportir mengalami ketidakpastian pasar dan potensi penurunan pendapatan.
- Risiko penurunan nilai ekspor Jika masalah berlarut-larut, nilai ekspor udang Indonesia berpotensi menurun drastis.
Upaya Perbaikan dan Penguatan Sistem Pengawasan
Menanggapi situasi tersebut, pemerintah bersama pelaku industri bergerak cepat. Sistem inspeksi dan sertifikasi diperbaiki secara menyeluruh. Pengawasan mutu diperketat, mulai dari proses budi daya, pengolahan, hingga pengiriman.
Koordinasi dengan berbagai instansi terkait juga diperkuat untuk memastikan setiap produk udang yang diekspor benar-benar aman, bebas radiasi, dan sesuai standar internasional. Langkah ini menjadi bukti keseriusan Indonesia dalam menjaga kualitas dan keamanan produk perikanannya.
Udang Indonesia Kembali Tembus Pasar Amerika Serikat
Hasil dari berbagai perbaikan tersebut mulai terlihat. Pada Desember 2025, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi mengumumkan bahwa ekspor udang Indonesia ke Amerika Serikat kembali dibuka. Pemerintah AS telah mengakui sistem sertifikasi bebas radiasi (Cs-137-free) yang diterapkan di Indonesia.
Dalam pengiriman perdana setelah pemulihan, sebanyak 10 kontainer udang berhasil dikirim ke AS. Hingga 31 Desember 2025, total ekspor diperkirakan mencapai 292 kontainer dengan volume sekitar 5,07 ribu ton. Nilai ekspornya mencapai USD 54,74 juta atau setara Rp908,71 miliar. Seluruh kontainer telah melalui pemeriksaan ketat dan dinyatakan aman dari Cs-137.
Permintaan Tinggi, Bukti Kuatnya Posisi Udang Indonesia
Menariknya, meski sempat terdampak isu kualitas, permintaan pasar Amerika terhadap udang Indonesia tetap tinggi. Bahkan selama masa jeda ekspor, minat buyer tidak benar-benar hilang. Ini menunjukkan bahwa udang Indonesia masih dianggap memiliki kualitas yang baik dan dipercaya oleh pasar global. Fakta ini sekaligus menegaskan bahwa posisi udang Indonesia di pasar internasional masih sangat kuat.Kembalinya Kepercayaan pada Industri Udang Nasional
Kembalinya ekspor ke Amerika Serikat bukan sekadar soal angka dan nilai transaksi. Ini menjadi bukti bahwa kepercayaan dunia terhadap industri udang Indonesia mulai pulih. Di balik keberhasilan ini, ada kerja keras para petambak yang tetap menjaga kualitas budi daya di tengah tekanan dan ketidakpastian pasar. Mulai dari pengelolaan kualitas air, pemilihan pakan, pengendalian kesehatan udang, hingga proses panen yang mengikuti standar ketat, semuanya dilakukan dengan lebih disiplin. Keberhasilan ini membuktikan bahwa industri udang Indonesia mampu belajar, berbenah, dan beradaptasi dengan tuntutan global. Jika konsistensi pengawasan dan kualitas terus dijaga, Indonesia bukan hanya mampu mempertahankan pasar Amerika Serikat, tapi juga membuka peluang ekspor yang lebih luas ke berbagai negara, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petambak udang di Tanah Air. Agar proses ekspor berjalan lebih aman dan minim risiko, penting bagi pelaku usaha untuk terus menambah wawasan dan tidak mencoba semuanya sendirian. Pendampingan yang tepat bisa membantu kamu menghindari kesalahan fatal sekaligus mempercepat langkah masuk ke pasar global.Siap Mulai Ekspor? Belajar Langsung dari Ahlinya!
Kalau kamu ingin memahami ekspor udang secara praktis, step-by-step, dan sesuai aturan terbaru, Go Export adalah pilihan yang tepat. Di sini, kamu bisa ikut:- Pelatihan ekspor untuk pemula sampai level lanjutan
- Workshop praktis dengan studi kasus nyata
- Seminar ekspor yang membahas peluang pasar global terbaru
Semua materi disusun agar mudah dipahami dan langsung bisa diterapkan untuk bisnismu.
👉 Yuk, pilih pelatihan, workshop, dan seminar di Go Export sekarang
Belajar lebih terarah, jaringan makin luas, dan peluang ekspor makin terbuka!





1 Komentar
Pingback: Cara Ekspor Tempe Step-by-Step, Modal & Dokumen Lengkap